Sajak tentang Maaf

Kau sibuk memikirkan yang lalu,
Bukankah jalan di depan masih berliku?

Kau mengingat kesalahan teman-temanmu,
Bukankah kau juga tak suci dari kesalahan-kesalahan itu?

Kau sulit memaafkan,
Padahal betapa banyak kesalahanmu dimaafkan?

Kau sangat ingin menunjukkan Marah,
Padahal betapa banyak yang menunjukkan Maaf padamu?

Ya Rabb,
Jika engkau serahkan hamba pada nafsu, hancurlah diri yang jauh dari sempurna ini.

Ya Rabb,
Kemana lagi diri ini memohon perlindungan, dari nafsu yang menggelora, selain kepada-Mu?
Kemana lagi jiwa ini bersandar, ketika nafsu hampir-hampir menjatuhkan, selain kepada-Mu?

Astaghfirullaah,
Ampuni hamba Ya Rabb.

25 Ramadhan 1438H
20 Juni 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s