Pengalaman Sidang Skripsi STIA LAN Jakarta (… part 1)

Segera setelah seminar proposal penelitian selesai, saya segera memperbaiki Bab 1-3 sesuai masukan-masukan yang diberikan saat seminar. Tak mau berlama-lama, saya menghadap dosen pembimbing untuk mendapatkan tanda tangan ACC lanjut ke penelitian. Acc ini dibutuhkan untuk mengurus surat ijin penelitian yang dikeluarkan oleh STIA.

Di STIA LAN Jakarta, ada ketentuan bahwa penelitian harus dilakukan minimal dalam waktu satu bulan sejak tanggal surat penelitian dikeluarkan oleh STIA. Ini sangat penting untuk diperhatikan. Jika ingin sidang pada semester tertentu, pastikan tanggal surat penelitian jaraknya lebih dari satu bulan dari batas akhir daftar sidang, pada semester tersebut. Jangan sampai seperti saya, karena kurang tiga hari saja, pendaftaran sidang ditolak dan harus daftar ulang semester berikutnya.

Setelah surat penelitian sudah ada di tangan, yang saya lakukan langsung tancap gas. Buat timeline kapan harus wawancara, kapan harus mentranskrip hasil wawancara, dan hampir setiap hari saya konsultasi menghadap dosen pembimbing. Untuk urusan wawancara, bukanlah hal yang sulit, karena lokus penelitian dipilih di kantor sendiri. Yang makan waktu cukup lama malah transkrip rekaman wawancara-nya. Sebaiknya, key informant yang dipilih jangan banyak-banyak. Saya lima Key Informant saja sudah capek transkripnya, karena dosen pembimbing minta transkrip utuh, tidak diedit sama sekali. Jadilah, timeline saya agak meleset sedikit dari target.

Membuat timeline saya rasa hal yang sangat membantu dalam proses penulisan skripsi. Jika ada hal yang menjadikan timeline tak bisa dipenuhi, segera sesuaikan timelinenya.

Skripsi Final

Setelah berjibaku nulis skripsi, tiap hari konsultasi, tiap hari pulang malem. Taraaa, jadi juga skripsi saya. Lengkap Bab 1-5, dilengkapi dengan pernak-pernik dari halaman judul sampai lampiran-lampiran. ACC sidang pun sudah didapatkan. Hal selanjutnya adalah drama-drama pendaftaran sidang. Lumayan banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Alhamdulillah 2 hari kelar, lansung segera masukkan berkas daftar sidang.

Drama dimulai ketika pekan depannya ditelepon oleh BAAK, bahwa pendaftaran sidang ditolak karena kurang tiga hari lama penelitiannya. Dan artinya, saya harus daftar ulang satu semester lagi, hanya karena tiga hari. Disitu tiba-tiba merasa sedih. Haha…

Setelah daftar ulang, pendaftaran sidang baru diproses. Saya diberitahu, jadwal saya sidang adalah tanggal 14 Juli 2017, hari Jumat pukul 10.00. Dari sehabis libur lebaran, ada waktu kurang lebih 2 pekan untuk mempersiapkan. Apa saja yang dipersiapkan?

1. Slide Presentasi. Tema slide saya sangat sederhana. Dark. Latar belakangnya hitam pekat. Tulisan putih terang. Kadang-kadang ada garis-garis atau kotak berwarna biru.

2. Daftar Pustaka (buku-buku referensi). Kalau buku-buku perpus, H-1 sidang saya ke perpus, dibantu petugas perpus cari buku-buku referensi saya. Saya tumpuk belasan buku itu, untuk saya pinjam ketika besoknya saya sidang. Alhamdulillah petugas perpusnya, Pak Sigit, baiiiik banget.

3. Baca Ulang Skripsi. Jangan sampai kita lupa dengan apa yang kita tulis. Apalagi jarak sidang dan selesainya skripsi hitungannya mingguan.

4. Berlatih presentasi. Penting. Agar kita nyaman dengan slide yang sudah dibuat.

5. Banyak Berdoa. Doa sendiri, dan minta didoakan keluarga, dan kerabat.PSX_20170715_090040

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s